Kamis, 06 Oktober 2016

Ketekunan Dan Kesetiaan Dalam Berdoa

YESUS mengutarakan sebuah perumpamaan tentang seseorang yang membangunkan sahabatnya di tengah malam, untuk meminjam tiga potong roti demi menjamu tamunya. Ia bersikeras dan tidak mau beranjak pergi sebelum sahabatnya mengabulkan permintaannya.

Melalui perumpamaan tersebut, Yesus mengajarkan kepada kita agar datang ke hadapan Bapa di setiap waktu untuk menyampaikan seluruh permohonan kita kepadaNya. Bapa pasti mendengarkan doa-doa kita dan memberikan yang terbaik bagi jasmani dan rohani kita, menurut waktuNya. Bersabarlah menanti jawabanNya; dan saat jawabanNya tidak sesuai dengan harapan kita, tetaplah percayalah kepadaNya, rencanaNya pasti indah. Tak pernah sekalipun Ia mencelakakan anak-anakNya.


Mari kita membangun sikap tekun dan setia dalam berdoa agar kita semakin bertumbuh dalam iman dan pengharapan kepadaNya..(vha)


Rabu, 05 Oktober 2016

Berdoa

Jangan berdoa meminta hidup yang mudah.
Berdoalah untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh.
Jangan berdoa meminta tugas yang setara dengan kekuatan anda, berdoalah memohon kekuatan yang sepadan dengan tugas anda.

Doa Bapa Kami



YESUS mengajarkan kepada kita semua untuk menyapa Allah sebagai Bapa. Sapaan ini memiliki makna yang sangat dalam, menyadarkan bahwa kita adalah anak Allah. Dengan demikian kita dituntut untuk bersikap sebagai anak Allah; hidup rukun, saling mengasihi, saling tolong menolong dan bersedia mengampuni dengan tulus.

Sebagai seorang anak, seharusnya kita tidak boleh merasa kawatir dan takut akan kebutuhan hidup kita sehari-hari. Kita percaya bahwa Bapa maha baik dan murah hati, Ia pasti menyediakan secukupnya bagi kita semua.

Sadari bahwa iblis tak pernah tinggal diam; senantiasa mohon kepada Bapa untuk membimbing dan menganugerahkan kekuatan agar kita mampu menolak godaan yang menyesatkan dan menjauhkan diri dari segala hal yang jahat.


Mari ucapkan doa Bapa Kami dengan penuh penghayatan, resapkan ke dalam hati dan terapkan di dalam kehidupan nyata agar hidup kita benar-benar mencerminkan martabat kita sebagai anak Allah..(vha)

Selasa, 04 Oktober 2016

Bersabar, Berjaga2 dan Bekerjalah selalu

Bersabar dalam pencobaan.. 
Berjaga-jaga dalam doa dan ...
Jangan pernah berhenti bekerja

Seimbang Dalam Doa, Karya dan Pelayanan

BANYAK orang yang begitu sibuk dalam karya dan pelayanan sehingga mereka tidak punya waktu sedikitpun untuk berelasi dengan Tuhan. Padahal tanpa meluangkan waktu untuk membina relasi yang intim denganNya maupun mengenal pribadiNya lewat Kitab Suci dan FirmanNya, akan sangat sulit untuk dapat menjalankan tugas perutusanNya dengan tulus, sukacita dan penuh kasih.

Tidaklah salah bila kita terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, namun jangan sampai mengabaikan relasi pribadi denganNya. Karena doa adalah nafas kehidupan yang memampukan kita untuk bertahan melewati berbagai badai kehidupan, dan menjadikan kita tetap setia melayani dengan penuh semangat dan sukacita walau dicela dan tidak dihargai. Melalui doa kita disadarkan betapa kita harus selalu mengandalkan Dia dan melakukan segalanya hanya untuk Dia, bukan untuk kepentingan pribadi.

Persekutuan denganNya merupakan landasan kuat yang menopang seluruh karya dan pelayanan kita. Mari persembahkan waktu yang terbaik bagiNya sebelum memulai tugas harian kita. Mohon rahmat dan berkatNya agar kita dapat menjalankan seluruh karya dan pelayanan seturut kehendak dan rencanaNya..(vha)




Senin, 03 Oktober 2016

LOVE with ACTS OUT

KASIH tidak berguna kecuali bila diwujudkan, kecuali bila dinyatakan dalam tindakan dan sikap

Hukum Kasih



HUKUM kasih adalah hukum yang terutama. Tuhan menuntut totalitas dari kita dalam melaksanakannya, karena inilah jalan untuk mencapai keselamatan.

Kenyataannya, kasih mudah diucapkan tapi sangat sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kisah ibu yang membuang bayinya, orang tua yang tidak mau merawat dan membesarkan anaknya yang lahir cacat, anak yang menelantarkan orangtuanya yang sudah tua dan sakit-sakitan dan meningkatnya perceraian, merupakan bukti nyata betapa kasih mudah luntur dan menguap saat manusia dihimpit kesulitan, penderitaan dan tantangan hidup. Saat kita memperkenankan harga diri, gengsi, ketidakpedulian, kemarahan, kebencian dan dendam bertahta di dalam hati, maka tiada ruang di dalam hati untuk mengasihi.

Yesus menjanjikan kehidupan kekal bagi siapa saja yang taat dan tulus dalam menjalankan seluruh perintahNya. Jangan membuang kesempatan yang tak ternilai ini hanya demi menuruti kepuasan dan kepentingan pribadi.

Mari berjuang bersama Yesus, walau mengalami jatuh berulang kali sepanjang hidup kita, kita pasti dapat melaluinya dan meraih janjiNya..(vha)